ac tidak dingin
42 kode error terkait dengan topik ini
Daftar Kode Error
AC Tidak Dingin/Panas (Kompresor Mati)
Akira • Kode F8 menunjukkan kipas indoor dan outdoor beroperasi normal tetapi AC tidak menghasilkan pendinginan atau pemanasan. Biasanya masalah pada kompresor atau refrigerant.
Sistem Refrigerasi Tidak Normal
Akira • Kode F7 menandakan sistem refrigerasi tidak berfungsi dengan baik. Bisa disebabkan penyumbatan pada saluran, kebocoran, atau kapasitor tube tersumbat.
Proteksi Pembekuan (Antifreeze Protection)
Electrolux • AC Electrolux mendeteksi suhu evaporator terlalu rendah dan mengaktifkan proteksi pembekuan. Unit akan berhenti sementara untuk mencegah kerusakan kompresor.
Kebocoran Refrigerant atau Sistem Tersumbat
Electrolux • AC mendeteksi masalah pada sirkuit refrigerant, baik karena kebocoran freon maupun penyumbatan pada pipa. AC tidak akan dingin dan perlu pengecekan teknisi.
Error Sensor Kondensor (Condenser Sensor Error)
Akira • Kode error H5 pada AC Akira menandakan sensor kondensor outdoor rusak. Sistem pendinginan tidak terkontrol dengan baik.
Kompresor Terkunci (Locked Rotor)
Akira • Kode F5 menunjukkan kompresor terkunci (locked) dan tidak bisa berputar. Kompresor mengeluarkan bunyi dengung dan arus listrik melebihi batas normal.
Sensor Evaporator Error
Akira • Kode E5 menunjukkan sensor evaporator (sensor suhu pipa indoor) mengalami kerusakan atau hubung singkat. AC tidak bisa mengontrol suhu pendinginan dengan benar.
Kebocoran Refrigerant Terdeteksi
Akira • Kode E7 muncul saat terjadi kebocoran refrigerant pada sistem AC Akira. Jumlah gas freon dalam sistem tidak mencukupi untuk operasi normal.
Sensor Thermistor Suhu Ruangan Error
Akira • Kode E2 menunjukkan sensor thermistor suhu ruangan pada unit indoor mengalami kerusakan. AC tidak bisa membaca suhu ruangan dan outdoor berhenti beroperasi secara berkala.
Error Sensor Suhu Indoor (Indoor Temperature Sensor Error)
McQuay • Kode error E1 pada AC McQuay menandakan sensor suhu ruangan indoor rusak atau putus. AC tidak dapat mengatur suhu pendinginan secara akurat.
Error Anti-Freeze (Anti-Freeze Protection)
York • Kode error H6 pada AC York menandakan proteksi anti-pembekuan aktif. Evaporator indoor terlalu dingin dan berisiko membeku. AC berhenti sementara untuk mencegah kerusakan.
Error Sensor Suhu Pipa Indoor (Indoor Pipe Sensor Error)
York • Kode error E2 pada AC York menandakan sensor pipa evaporator indoor rusak. AC tidak dapat mengontrol kapasitas pendinginan secara akurat.
4-Way Valve Tidak Berfungsi
McQuay • Kode EA menandakan 4-way valve (katup pengalih) pada AC McQuay tidak berfungsi. Katup ini mengubah aliran refrigerant antara mode dingin dan panas.
Sensor Suhu Outdoor Error
York • Kode F1 menunjukkan sensor suhu unit outdoor (outdoor temperature sensor) mengalami kerusakan atau koneksi kabel sensor putus.
Sensor Suhu Evaporator Error
York • Kode E5 menunjukkan sensor suhu pipa evaporator (coil temperature sensor) tidak berfungsi. Sensor ini memantau suhu refrigerant di evaporator.
Sensor Suhu Ruangan Error
York • Kode E4 menandakan sensor suhu ruangan (room temperature sensor) pada unit indoor mengalami kerusakan. AC tidak bisa mengatur suhu dengan akurat.
Error Sistem Pendingin (Refrigerant System Error)
Fujitsu • Kode error EH pada AC Fujitsu menandakan masalah pada sistem pendingin refrigerant. Tekanan freon terlalu tinggi atau terlalu rendah, kemungkinan ada kebocoran pada pipa.
Kekurangan atau Kebocoran Refrigerant
Fujitsu • Kode UH menandakan sistem mendeteksi refrigerant tidak cukup atau ada kebocoran. AC tidak akan dingin optimal dan perlu pengecekan tekanan freon.
Kebocoran Refrigeran / Thermistor Rusak (Refrigerant Leakage Detection)
Sanken • Sistem AC Sanken mendeteksi kebocoran refrigerant atau kegagalan thermistor. Error EC merupakan kode yang paling sering muncul pada AC Sanken, seringkali disebabkan oleh thermistor pipa atau udara yang rusak, bukan kebocoran freon sesungguhnya.
Sensor Suhu Koil Indoor Tidak Terdeteksi (Indoor Coil Thermistor Error)
Samsung • Sensor suhu koil evaporator indoor AC Samsung tidak berfungsi. AC bisa membeku atau berhenti mendinginkan ruangan.
Sensor Suhu Koil Outdoor Tidak Terdeteksi (Outdoor Coil Thermistor Error)
Samsung • Sensor suhu koil kondensor outdoor AC Samsung tidak berfungsi. AC tidak dingin optimal karena sistem pembuangan panas terganggu.
Sensor Suhu Ruangan Tidak Terdeteksi (Room Thermistor Error)
Samsung • AC Samsung tidak bisa membaca suhu ruangan karena sensor thermistor indoor bermasalah. AC berhenti mendinginkan atau bekerja tidak normal.
Kompresor Tidak Normal (Compressor Error)
Samsung • Kompresor AC Samsung mengalami gangguan dan tidak beroperasi dengan baik. Error E9 menandakan masalah serius pada komponen utama AC.
Overheat Modul Power Transistor (IPM Overheat)
Panasonic • Kode F96 menunjukkan modul power transistor (IPM) di unit outdoor AC Panasonic overheat. Kompresor berhenti untuk mencegah kerusakan.
Masalah Siklus Pendinginan (Refrigeration Cycle Error)
Panasonic • Kode F91 menunjukkan abnormalitas pada siklus pendinginan AC Panasonic. Biasanya disebabkan kebocoran freon atau penyumbatan pipa refrigerant.
Tekanan Tinggi Unit Outdoor (Outdoor High Pressure)
Panasonic • Kode F95 menunjukkan tekanan refrigerant di unit outdoor AC Panasonic terlalu tinggi. Kompresor berhenti untuk mencegah kerusakan sistem.
Evaporator Indoor Membeku (Freeze Protection)
Panasonic • Kode H99 menunjukkan perlindungan pembekuan pada evaporator unit indoor AC Panasonic. AC berhenti untuk mencegah kerusakan akibat es.
Sensor Pipa Evaporator Indoor Rusak (Pipe Sensor Fault)
Panasonic • Kode H23 menunjukkan sensor suhu pipa evaporator di unit indoor AC Panasonic tidak berfungsi. AC tidak bisa mengontrol pendinginan secara akurat.
Tekanan Tinggi Unit Indoor (Indoor High-Pressure Protection)
Panasonic • Kode H98 menunjukkan tekanan refrigerant di unit indoor AC Panasonic terlalu tinggi. AC berhenti otomatis untuk mencegah kerusakan komponen.
Sensor Suhu Udara Indoor Rusak (Indoor Air Sensor Fault)
Panasonic • Kode H14 menunjukkan sensor suhu udara masuk pada unit indoor AC Panasonic tidak berfungsi. AC tidak bisa membaca suhu ruangan sehingga sistem pendinginan tidak bekerja optimal.