Error E202 Samsung TV & Smart TV
Sinyal Tidak Ditemukan / No Signal
Error E202 pada Smart TV atau seri LED TV Samsung memperlihatkan pesan peringatan di tengah layar gelap yang menyebutkan bahwa Sinyal Tidak Ditemukan / No Signal. Ini berarti alat Tuner TV tidak dapat melacak gelombang siaran sama sekali.
Identifikasi Cepat:
- Jack antena longgar atau keropos/berkarat.
- Anda salah memilih menu input Source pada remot TV.
- Arah hadap antena digital tidak mengarah ke lokasi Tower Pemancar (Mux).
- Kerusakan jalur IC Tuner akibat sambaran petir.
Kenapa Muncul Error E202 (Sinyal Tidak Ditemukan) di TV Samsung?
Kode error E202 (No Signal / Sinyal Tidak Ditemukan) adalah salah satu jenis gangguan paling lumrah yang dialami oleh para pengguna televisi bermerek Samsung, terkhusus pada era peralihan dari TV Analog menuju siaran TV Digital (DVB-T2) seperti saat ini.
Ketika gangguan E202 ini muncul di layar kaca, layar TV Anda biasanya membiru atau menghitam pekat yang disertai logo satelit dipalang garis miring, artinya rangkaian sistem penyiaran (Tuner) sama sekali gagal mengunci gelombang sinyal transmisi baik itu UHF maupun pemancar digital.
Memahami Akar Penyebab E202
Cara Tuntas Mengembalikan Siaran TV (Solusi Error E202)
Selesaikan permasalahan ini secara berutur-turut mulai dari pengecekan eksternal hingga ke setelan internalnya:
1. Validasi Remote Source TV Anda
Tekan tombol Source di remot TV Samsung Anda. Bila Anda langsung menonton dari Colokan Kabel Antena, pastikan Anda berada di opsi TV (Siaran Langsung/Siaran Digital). Sebaliknya, bila menggunakan receiver dekoder luar (Indihome, Set Top Box, Parabola), pastikan memilih HDMI 1 atau AV yang sesuai.
2. Inspeksi Ulang Fisik Kabel dan Jack Antena
Copot kabel dari lubang antena di belakang TV. Perhatikan bagian ujung serabut luarnya dan jarum tembaga inti dalam. Keduanya sama sekali tidak boleh menempel satu sama lain (korslet siaran). Pastikan juga paku jack mencengkeram kencang di port.
3. Putar Antena dan Scan Ulang Otomatis
Masuklah ke menu Penyetelan (Settings) > Penyiaran (Broadcasting) > Pencarian Otomatis (Auto Tuning). Sembari menekan klik pada pemindaian 'Digital', cobalah minta bantuan satu orang untuk merubah posisi poros antena di atap supaya menghadap ke tower terdekat, lalu lihat persentase intensitas penangkapan siarannya.
4. Identifikasi Kerusakan Tuner Bawaan
Anda sudah pasang antena bagus dan STB eksternal mampu menangkap banyak saluran saat digunakan pada TV lain. Tetapi, saat dicolok langsung ke antena TV Samsung (yang jelas-jelas tercantum garansi DVB-T2 Built in) tidak mendeteksi satu pun siaran, kemungkinan besar IC Tuner Mainboard Samsung Anda adalah masalah sebenarnya.
Tekan tombol berlogo 'Kotak dengan Tanda Panah' (Source) di remot Samsung Anda. Konfirmasikan Anda mencentang mode 'TV' untuk Antena, bukan HDMI atau Component.
Sentuh dan rabalah colokan kabel antena. Ujung serabut ground (perak) tidak boleh sekalipun menyentuh paku kawat tembaga inti di bagian tengahnya. Kencangkan baut pada jepitan jack male-nya.
Di menu Remote, tekan Home -> Menu -> Pengaturan -> Penyiaran. Klik Pencarian Channel Otomatis (Auto Tuning). Pilih tipe pencarian ke 'Cuma Siaran Digital' lalu tekan OK.
Agar lebih presisi, unduh aplikasi 'SinyalTVDigital' buatan Kementerian Kominfo di HP Anda untuk melihat di mana letak persis mercusuar MUX (Multipelkser) stasiun TV terdekat. Hadapkan lurus sirip antena UHF Anda ke arah merah tersebut.
Kabel Antena Coaxial RG6 Braid
Est: Rp 102.999
Jack Antena Male (L Bengkok Tembaga)
Est: Rp 10.000 - Rp 25.000
Set Top Box DVB-T2 (Solusi Eksternal)
Est: Rp 150.000 - Rp 250.000
Pertanyaan Berhasil Dikirim!
Tim kami akan meninjau dan menjawab pertanyaan Anda secepatnya.