Error F1
Sedang AC Gree

Error F1 Gree AC

Kegagalan Sensor Suhu Ruangan (Indoor Ambient Temperature Sensor Error)

Logo Gree
Sedang
Rp 45.000 - Rp 200.000
41x
Kerusakan atau putusnya komunikasi pada Sensor Suhu Ruangan (Indoor Ambient Thermistor). Komponen yang bertugas membaca dingin ruangan tidak memberikan respon kepada Modul Utama PCB.

Memahami Makna Error F1 pada AC Gree (Indoor Sensor Fault)

Saat layar unit indoor AC Gree Anda berkedip menampilkan kode F1, ini adalah sinyal langsung dari sistem bahwa ada masalah pada Sensor Suhu Ruangan (Indoor Ambient Temperature Sensor). Sensor ini adalah komponen kecil mirip pentol korek api berwarna hitam yang terletak di depan evaporator, tepat di balik sirip filter udara Anda.

Tugas utama sensor ini adalah terus-menerus \"mengendus\" seberapa dingin udara di dalam kamar Anda. Jika Anda menyetel AC di suhu 24°C, sensor inilah yang akan memerintahkan mesin kompresor di luar untuk berhenti memompa dingin jika suhu kamar sudah mencapai 24°C, dan menyalakannya lagi ketika suhu mulai hangat. Nah, ketika kode F1 muncul, IC otak AC Gree mendeteksi bahwa sensor ini korslet, putus, atau memberikan data yang sepenuhnya ngawur.

Gejala yang Timbul Bersamaan dengan F1

  • AC bisa saja hidup sebentar, tapi tidak lama kemudian kompresor mendadak mati karena sistem mengira ruangan sudah beku (atau sebaliknya).
  • Sering bertingkah aneh: kadang hembusan angin sangat dingin tanpa henti (kompresor tidak pernah istirahat), kadang malah hanya menghembuskan angin biasa (seperti kipas angin).
  • Setelah beberapa saat, AC akan mengunci diri (Error Lock) dengan kode F1 berkedip terus-menerus di display temperatur.

Akar Penyebab Munculnya F1

1. Ujung Sensor Karatan / Berjamur:
Karena posisinya tepat di atas kisi-kisi evaporator yang selalu berembun es, bagian kepala sensor ini sering kali termakan korosi, terutama jika AC jarang dicuci dan banyak tumpukan debu basa yang mengendap.

2. Kabel Sensor Putus Digigit Tikus:
Ini musuh abadi AC! Kabel tipis yang menyambungkan sensor ini ke PCB (Mainboard) sangat rawan digerogoti tikus, cecak, atau kecoa yang bersarang di sela-sela plastik cover AC indoor.

3. Soket Sensor Kendor:
Getaran selama bertahun-tahun atau proses cuci AC oleh teknisi yang kurang hati-hati bisa membuat soket pin sensor yang menancap ke modul (PCB) tertarik keluar atau menjadi longgar.

4. Nilai Resistensi (Ohm) Thermistor Sudah Melenceng:
Komponen elektronik punya umur pakai. Sensor suhu (Thermistor) yang sudah tua lambat laun akan mengalami pergeseran nilai resistansi sehingga data yang dibaca oleh sistem menjadi tidak valid (korslet / open circuit).

Kapan Harus Memanggil Teknisi?

Jika inspeksi visual mandiri Anda tidak menemukan kabel yang putus secara kasatmata, dan Anda tidak memiliki keahlian memegang alat solder atau multimeter (Avometer), Anda wajib memanggil ahlinya. Teknisi harus mencabut sensor tersebut, mengukurnya dengan Avometer (berkisar antara 10k - 15k Ohm pada suhu standar), dan menggantinya dengan part orisinil jika terbukti tewas.

Cara Mengatasi Error F1

Tindakan awal dan paling aman untuk Anda (*Do It Yourself*). Matikan AC melalui remote, lalu turunkan meteran MCB khusus AC atau cabut steker / colokan listriknya dari tembok selama kurang lebih **10-15 Menit**. Beberapa kasus F1 hanyalah *Glitches Memory* sesaat akibat distorsi arus tiang listrik. Setelah 15 menit, hidupkan lagi. Jika AC normal, masalah selesai!

Naiklah dengan tangga kecil ke unit *Indoor* AC. Buka kover plastiknya (biasanya cukup ditarik dari bawah ke atas) dan lepaskan *Saringan Debu* jaring plastiknya. Tepat di depan kisi-kisi uap es sebelah kanan (terkadang di tengah/kiri tergantung keluaran tahun), carilah sebuah \\\"pentolan kabel hitam\\\" (*Thermistor Udara*). Pastikan kabelnya masih menempel kuat padanya dan tidak terjuntai putus atau ditarik cicak/tikus.

(Khusus Teknisi Servis) Pastikan unit dimatikan seluruhnya dari aliran listrik. Buka cover indoor dan urutlah jalur soket kabel sensor suhu (yang berisi 2 buah, biasanya satu untuk Suhu Udara, dan sebelahnya Sensor Pipa Tembaga - 1 set). Temukan pin konektornya di papan Mainboard (PCB). Cabut dari tancapannya, semprot dengan pelumas *Contact Cleaner* antipengkaratan kering, lalu pasangkan dengan kencang kembali. Goncangan getar mesin bisa membuat koneksinya lemah.

(Khusus Teknisi Servis) Jika koneksi sudah kencang tapi panel masih tetap ngeyel menampilkan F1, potong kabelnya atau tusukkan alat Multimeter (Avo-Tester) ke ujung pin tersebut. Tes pada skala 20k Ohm Ohm-meter. Tahanan wajar *Thermistor Udara* Gree ada pada kisaran **10 kOhm hingga 15 kOhm** di suhu udara sekitar kamar normal (25°C). Jika multimeter tidak bergerak *Infinite* (Putus / Open Circuit) atau malah nyambung polos 0 Ohm (Korslet), buang sensor tersebut dan ganti kabel sensor part *Room Sensor Thermistor Gree* seharga puluhan ribu Rupiah saja selesaikan.

Kapan Harus Panggil Teknisi?
Wajib panggil teknisi servis AC jika Anda melihat kabel kecil di dekat filter putus, atau setelah AC di matikan dari MCB (Reset Total) dan dinyalakan lagi namun tulisan F1 masih ngotot berkedip terus.

Tanya Jawab (Q&A)
Q

Bang, saya mau beli online sparepartnya, apa bedanya sensor F1 sama F2 di Gree? Bentuknya kan mirip mirip kabel hitam gitu?

Wahyu S. • 1 bulan yang lalu

A

Tentu saja ada! Gree biasanya memiliki sepasang sensor. **F1** secara spesifik hanya menunjuk pada *Sensor Udara Ruangan* (Bentuk kepalanya seperti pentol plastik hitam). Sedangkan **F2** menunjuk ke sebelahnya, yaitu *Sensor Pipa Evaporator* (Bentuk kepalanya silinder logam selongsong tembaga/kuningan). Keduanya menempel di PCB yang sama dan biasanya dijual satu pasang (Socket bersatu). Beli satu set, tancapkan dua-duanya, selesai!

Q

Sebelum lampu F1 ini kedap kedip, ac nya itu idup normal ngeluarin angin, tapi bener bener kayak kipas doang sumuk ga dingin sama sekali, ini ciri kompresor rusak juga kah?

Tio R. • 1 bulan yang lalu

A

Itu gejala klasik dinamo AC yang mendadak dimatikan kompresornya di tengah jalan karena Thermistor ngaco. Saat sistem memvonis F1 aktif, arus ke baling-baling luar (kompresor) langsung di-cut dan freon batal mendinginkan ruangan. Yang tersisa menyala hanyalah kipas blower indoor yang mengedarkan angin hampa saja, makanya nyala tapi nol derajat efek dinginnya.

Punya pertanyaan lain?
Kirim Pertanyaan

Pertanyaan Berhasil Dikirim!

Tim kami akan meninjau dan menjawab pertanyaan Anda secepatnya.