Tipe Mobil • Spesifikasi Umum
| Mesin | 1.2L 3NR-FE Dual VVT-i |
| Tenaga | 88 HP |
| Transmisi | Manual 5-speed, Otomatis 4-speed |
| Bahan Bakar | Bensin RON 92+ |
| Kapasitas | 7 Penumpang |
| Tipe | LCGC MPV |
| Fitur Mesin | Dual VVT-i, DOHC 16-valve |
Cylinder 4 Misfire Detected
Kode P0304 menunjukkan misfire terdeteksi pada silinder 4. Gejala meliputi getaran mesin, tenaga berkurang, dan konsumsi BBM meningkat.
Cylinder 1 Misfire Detected
Kode P0301 menunjukkan misfire (gagal pembakaran) terdeteksi pada silinder 1. Mesin akan terasa getaran kasar dan tenaga berkurang signifikan.
Crankshaft Position Sensor A Circuit (Bank 1)
Kode error P0335 menandakan gangguan pada sirkuit sensor posisi crankshaft (CKP) di bank 1. Sensor ini berperan penting untuk menentukan posisi dan kecepatan putaran mesin, serta mengatur waktu pengapian dan injeksi bahan bakar.
Random/Multiple Cylinder Misfire Detected
Kode P0300 menunjukkan mesin mengalami misfire (gagal pembakaran) pada beberapa silinder secara acak. Kondisi ini menyebabkan getaran kasar, tenaga berkurang, dan konsumsi BBM meningkat.
Cylinder 2 Misfire Detected
Kode P0302 menunjukkan misfire terdeteksi pada silinder 2. Gejala berupa getaran mesin kasar, suara knalpot tidak merata, dan lampu check engine menyala.
| Kode | Kendala / Arti | |
|---|---|---|
|
Engine Coolant Temperature Sensor Circuit
Kode P0115 menunjukkan masalah pada sirkuit sensor suhu coolant mesin (ECT). Sensor ini mengukur suhu air pendingin mesin untuk mengatur campuran bahan bakar saat cold start. |
||
|
Throttle Position Sensor/Pedal Position Circuit A
Kode P0120 menandakan gangguan pada sirkuit Throttle Position Sensor (TPS). TPS mengirim data posisi throttle ke ECU untuk mengatur injeksi bahan bakar. |
||
|
O2 Sensor Circuit (Bank 1 Sensor 1)
Kode P0130 menandakan masalah pada sirkuit sensor oksigen (O2 sensor) di bank 1 sensor 1. Sensor ini mengukur kadar oksigen dalam gas buang untuk mengatur campuran bahan bakar. |
||
|
O2 Sensor Heater Circuit (Bank 1 Sensor 1)
Kode P0135 menunjukkan kerusakan pada sirkuit pemanas O2 sensor bank 1 sensor 1. Heater berfungsi agar sensor cepat mencapai suhu kerja saat mesin dingin. |
||
|
System Too Lean (Bank 1)
Kode P0171 menunjukkan sistem bahan bakar terlalu kurus (lean) di bank 1. Artinya rasio udara-bahan bakar terlalu banyak udara, bisa disebabkan kebocoran vacuum atau injektor tersumbat. |
||
|
Random/Multiple Cylinder Misfire Detected
Kode P0300 menunjukkan mesin mengalami misfire (gagal pembakaran) pada beberapa silinder secara acak. Kondisi ini menyebabkan getaran kasar, tenaga berkurang, dan konsumsi BBM meningkat. |
||
|
Cylinder 1 Misfire Detected
Kode P0301 menunjukkan misfire (gagal pembakaran) terdeteksi pada silinder 1. Mesin akan terasa getaran kasar dan tenaga berkurang signifikan. |
||
|
Cylinder 2 Misfire Detected
Kode P0302 menunjukkan misfire terdeteksi pada silinder 2. Gejala berupa getaran mesin kasar, suara knalpot tidak merata, dan lampu check engine menyala. |
||
|
Cylinder 3 Misfire Detected
Kode P0303 menunjukkan misfire terdeteksi pada silinder 3. Mesin bergetar kasar dan tenaga berkurang, terutama saat akselerasi. |
||
|
Cylinder 4 Misfire Detected
Kode P0304 menunjukkan misfire terdeteksi pada silinder 4. Gejala meliputi getaran mesin, tenaga berkurang, dan konsumsi BBM meningkat. |
||
|
Knock Sensor 1 Circuit (Bank 1)
Kode P0325 menandakan gangguan pada sirkuit knock sensor (sensor ketukan) di bank 1. Knock sensor mendeteksi detonasi atau knocking pada mesin dan mengatur timing pengapian. |
||
|
Crankshaft Position Sensor A Circuit (Bank 1)
Kode error P0335 menandakan gangguan pada sirkuit sensor posisi crankshaft (CKP) di bank 1. Sensor ini berperan penting untuk menentukan posisi dan kecepatan putaran mesin, serta mengatur waktu pengapian dan injeksi bahan bakar. |
||
|
Camshaft Position Sensor A Circuit (Bank 1)
Kode P0340 menunjukkan masalah pada sirkuit sensor posisi camshaft (CMP) bank 1. Sensor ini membantu ECU menentukan posisi katup untuk pengaturan waktu pengapian dan injeksi. |
||
|
Ignition Coil Primary/Secondary Circuit
Kode P0350 menunjukkan gangguan pada sirkuit primer atau sekunder ignition coil. Pada mesin Toyota dengan sistem COP (Coil-on-Plug), ini sering berarti salah satu koil rusak. |
||
|
Catalyst System Efficiency Below Threshold (Bank 1)
Kode P0420 menunjukkan efisiensi katalis konverter di bawah ambang batas. Artinya catalytic converter sudah tidak bekerja optimal dalam mengolah gas buang. |
||
|
Idle Air Control System (ISC)
Kode P0505 menandakan gangguan pada sistem kontrol idle (ISC). Mesin bisa mati mendadak saat idle, RPM tidak stabil, atau idle terlalu tinggi/rendah. |
||
|
VVT System (Bank 1) - Performance
Kode P1349 menunjukkan masalah performa pada sistem Variable Valve Timing (VVT) bank 1. VVT mengatur buka-tutup katup untuk performa dan efisiensi bahan bakar optimal. |
Seberapa membantu halaman ini?
Punya Tipe Toyota Lain?
Kembali ke halaman utama merk Toyota untuk melihat seluruh kode error secara umum.
Lihat Semua Error Toyota